Cara Membeli Koin Kripto AI dan Terhindar dari Proyek Scam
Sebelum masuk lebih dalam ke step by step tentang bagaimana cara membeli koin kripto AI, sangat penting untuk selalu buat keputusan yang tepat dan tidak terburu-buru karena FOMO (fear of missing out).
Saat ini, pasar koin kripto AI mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, menarik minat baik investor berpengalaman maupun pendatang baru yang ingin memanfaatkan potensinya.
Akibatnya, pasar menjadi lebih liquid, namun di sisi lain, proyek scam (penipuan) juga semakin marak. Inilah mengapa analisis fundamental menjadi suatu keharusan.
Aspek penting lainnya dalam membuat pilihan strategis adalah menemukan bursa yang sesuai, dan selalu waspada terhadap penipuan.
Di artikel kali ini, kami akan membahas segala hal yang perlu diketahui tentang bagaimana cara beli, dan terhindar dari scam proyek koin kripto!
Poin Penting:
Show
Bagaimana Cara Membeli Koin Kripto AI?
Investor dapat membeli koin kripto AI melalui bursa terpusat (CEX) atau bursa terdesentralisasi (DEX), yang masing-masing menawarkan keunggulan unik.
Bursa terpusat merupakan platform yang diatur secara resmi, memudahkan proses pembelian, penjualan, dan perdagangan cryptocurrency dalam lingkungan yang terstruktur, biasanya dilengkapi dengan dukungan mata uang fiat dan layanan pelanggan.
Di sisi lain, bursa terdesentralisasi beroperasi di jaringan blockchain tanpa adanya perantara, memungkinkan transaksi langsung antar pengguna dengan tingkat privasi dan keamanan yang lebih tinggi.
Sementara CEX menawarkan kemudahan penggunaan dan akses ke mata uang fiat, DEX memberikan otonomi lebih besar serta risiko sensor yang lebih rendah, sehingga populer di kalangan penggemar kripto yang berpengalaman.
Pilihan antara keduanya bergantung pada preferensi investor atau trader aset yang dimiliki. Lantas, bagaimana cara beli koin kripto AI di CEX atau DEX?
1. Membeli AI Tokens di Bursa Terpusat (CEX)
Platform bursa terpusat (CEX) menyediakan lingkungan yang user friendly dan diatur secara resmi untuk membeli koin kripto AI. Prosesnya, biasanya sebagai berikut:
- Buat akun di platform tepercaya dan lengkapi verifikasi KYC (Know Your Customer).
- Deposit dana menggunakan mata uang fiat atau cryptocurrency.
- Cari AI coin yang ingin Anda beli, misalnya NEAR atau ALT.
- Masukkan jumlah yang diinginkan dan konfirmasikan transaksi melalui platform perdagangan.
- Simpan token yang dibeli di wallet bursa atau transfer ke wallet pribadi untuk keamanan tambahan.
Platform CEX menawarkan kemudahan penggunaan, dukungan pelanggan, dan akses ke mata uang fiat, sehingga sangat cocok untuk pemula.
2. Membeli AI Tokens di Bursa Terdesentralisasi (DEX)
Bagi mereka yang lebih memilih pendekatan non-kustodian, bursa terdesentralisasi (DEX) memungkinkan perdagangan langsung secara peer-to-peer. Langkah-langkahnya meliputi:
- Siapkan crypto wallet dan deposit cryptocurrency untuk menutupi biaya transaksi.
- Hubungkan wallet Anda ke platform DEX.
- Masukkan alamat kontrak dari koin kripto AI untuk menghindari penipuan.
- Tentukan jumlah perdagangan dan konfirmasikan transaksi.
Meskipun DEX menawarkan fleksibilitas dan privasi lebih, penggunaannya memerlukan pemahaman teknis mengenai smart contracts dan keamanan wallet.
Cara Mengenali dan Menghindari Penipuan AI Crypto
Setelah memahami cara membeli AI crypto coins, langkah selanjutnya adalah melindungi diri dari beragam proyek scam kripto.
Penipuan dalam dunia cryptocurrency semakin marak, di mana oknum memanfaatkan hype pasar untuk menipu investor.
Mulai dari skema Ponzi hingga rug pulls, proyek penipuan sering menggoda dengan janji-janji tidak realistis dan klaim yang menyesatkan.
Contoh penipuan yang terkenal termasuk OneCoin, yang secara keliru mengaku sebagai cryptocurrency yang sah, dan Bitconnect, sebuah platform pinjaman yang bangkrut karena tidak berkelanjutan.
Mengingat meningkatnya cryptocurrency berbasis AI, membedakan antara proyek yang sah dan scam menjadi penting.
Berikut ini ada beberapa strategi untuk melindungi aset dan terhindar dari scam kripto yang kini menjamur, di antaranya:
1. Analisis Peran AI dalam Proyek
Tidak semua proyek kripto yang mengklaim menggunakan AI benar-benar mengintegrasikan kecerdasan buatan dalam fungsinya. Pertimbangkan hal-hal berikut:
Fungsionalitas
- Tentukan apakah komponen AI benar-benar esensial untuk tujuan proyek, seperti pelatihan model AI terdesentralisasi atau tata kelola berbasis AI.
- Proyek yang hanya menyebut “trading berbasis AI” tanpa penjelasan teknis bisa jadi menyesatkan.
Transparansi Teknis
- Periksa whitepaper dan dokumentasi teknis yang menjelaskan bagaimana AI diimplementasikan.
- Waspadai klaim dan gimmick mengenai “teknologi AI milik sendiri” tanpa bukti pendukung.
Jika AI tampak hanya digunakan sebagai alat pemasaran, kemungkinan proyek tersebut tidak memiliki daya tahan jangka panjang.
2. Periksa Sumber Data dan Transparansi
Proyek kripto yang didorong AI sangat bergantung pada data. Untuk menilai kredibilitasnya:
Verifikasi Sumber Data
- Proyek yang sah menggunakan dataset unik, terverifikasi, atau yang dihasilkan oleh pengguna.
- Waspadai jika proyek hanya mengandalkan dataset publik tanpa nilai tambah.
Evaluasi Penyimpanan Data dan Privasi
- Periksa apakah data disimpan on-chain atau off-chain, karena penyimpanan off-chain dapat menimbulkan risiko sentralisasi.
- Pastikan proyek mematuhi regulasi privasi, seperti GDPR (General Data Protection Regulation), dan pahami bagaimana data pengguna dikelola.
Auditabilitas dan Praktik Open-Source
- Cari kode open-source atau audit pihak ketiga yang memvalidasi klaim AI proyek tersebut.
- Waspadai proyek yang mengklaim menggunakan data rahasia tanpa bukti nyata.
Transparansi dalam pengelolaan data sangat penting untuk menilai keabsahan sebuah proyek.
3. Evaluasi Keterlibatan Komunitas dan Pengembang
Proyek kripto AI yang sehat harus memiliki komunitas yang aktif dan memiliki pemahaman atasnya. Indikator penting di antaranya:
Komunikasi Pengembang yang Transparan
Pengembang harus memberikan pembaruan yang jelas mengenai kemajuan teknologi, bukan hanya berfokus pada harga token.
Diskusi Komunitas yang Terinformasi
- Komunitas yang terinformasi akan mengajukan pertanyaan tentang model AI, tokenomic, dan keberlanjutan proyek.
- Waspadai jika komunitas hanya membahas potensi keuntungan tanpa memahami teknologi di baliknya.
Tanda-tanda Meragukan:
- Hype berlebihan mengenai potensi kenaikan harga tanpa diskusi teknis yang memadai.
- Suasana komunitas yang tidak mendorong diskusi kritis dan menganggap skeptisisme sebagai “FUD”.
- Tim yang anonim tanpa kredensial yang dapat diverifikasi di bidang blockchain atau pengembangan AI.
Tim pengembang yang solid dan komunitas yang aktif serta terinformasi merupakan indikator penting keabsahan sebuah proyek.
4. Lakukan Riset Mendalam Tambahan
Untuk lebih melindungi investasi Anda, pertimbangkan langkah-langkah tambahan berikut:
Selidiki Dukungan Finansial
- Telusuri apakah proyek didukung oleh investor ternama, seperti Coinbase Ventures atau a16z.
- Waspadai jika pendiri proyek memiliki persentase token yang sangat besar, karena hal ini dapat menandakan risiko rug pull.
Uji Produk
- Jika proyek memiliki demo yang berfungsi atau testnet, cobalah untuk memastikan fungsionalitasnya.
- Proyek scam seringkali hanya memiliki platform yang tidak berfungsi atau fitur AI yang hanya menjadi slogan.
Periksa Ulasan Independen
- Cari analisis kritis dari para ahli industri.
- Perhatikan diskusi di forum dan laporan audit independen.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, investor dapat meminimalkan risiko dan mengidentifikasi proyek AI crypto yang menjanjikan.
Membeli Koin Kripto AI dan Terhindar dari Scam
Kripto AI menawarkan peluang investasi yang menarik, namun juga datang dengan berbagai risiko.
Untuk berinvestasi secara bijak, sangat penting untuk melakukan riset mendalam, mengevaluasi penggunaan AI dalam proyek, dan memverifikasi transparansi data.
Dengan membeli koin kripto AI melalui platform yang aman seperti CEX atau DEX dan menerapkan due diligence yang tepat, investor dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi.
Melindungi diri dari penipuan terkait AI crypto memerlukan pendekatan kritis, sehingga investasi Anda tepat sasaran pada proyek yang benar-benar inovatif, bukan sekadar hype semata.
Seiring dengan terus tumbuhnya pasar AI crypto, kehati-hatian dan pemahaman mendalam tentang bagaimana cara membeli koin kripto AI akan menjadi kunci sukses jangka panjang.
Frequently Asked Questions (FAQs)
Di mana saya dapat membeli koin berbasis AI?
Koin berbasis AI dapat dibeli di exchange besar seperti Binance, Kraken, Coinbase, Crypto.com, dan Bitpanda.
Bisakah saya membeli koin AI di Binance?
Ya, Binance menawarkan beberapa koin AI seperti SingularityNET (AGIX), Fetch.ai (FET), dan Render (RENDER) yang bisa dibeli menggunakan USDT, BTC, atau fiat.
Di mana memperdagangkan koin AI?
Koin AI dapat diperdagangkan di Binance, Coinbase, Kraken, Crypto.com, dan Bitpanda, tergantung pada koin yang tersedia di masing-masing platform.
Apakah ada koin kripto AI?
Ya, ada beberapa koin kripto AI populer seperti:
- Bittensor (TAO)
- SingularityNET (AGIX)
- Fetch.ai (FET)
- Render (RENDER)
- The Graph (GRT)
Apakah kripto AI merupakan investasi yang bagus?
Investasi di kripto AI memiliki potensi besar karena AI terus berkembang dan diadopsi di berbagai sektor. Namun, seperti semua investasi kripto, ada risiko volatilitas tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi!
Bagaimana cara membeli kripto AI?
Untuk membeli kripto AI:
- Pilih exchange seperti Binance, Coinbase, atau Kraken.
- Buat akun dan verifikasi identitas jika diperlukan.
- Deposit dana menggunakan rupiah, dolar, atau aset kripto lainnya.
- Cari koin AI (misalnya, AGIX, FET, RENDER).
- Lakukan pembelian melalui market atau limit order.
- Simpan koin di wallet exchange atau dompet pribadi.